Jump to Navigation

Add new comment

Tantangan ekonomi yang terus meningkat di tengah perang tarif dengan Amerika Serikat menarik pertumbuhan output industri China melambat ke laju terlemah sejak 2002. Melakukan ekspansi ke berbagai wilayah menunjukkan keseriusan Cina untuk menjadi pemain utama dalam industri otomotif dunia. Hadirnya kecerdasan buatan, robot, dan penerapan pada revolusi industri keempat ini malah akan membuka banyak jenis lapangan kerja yang baru, artinya bukan pada pengangguran massal.

https://penzu.com/p/3f0e0149 , bahasa Mandarin lebih populer dengan istilah bahasa Han (Hànyu) yaitu bahasa pemersatu etnis Han yang merupakan 94% populasi Tiongkok. Karena hubungan Indonesia dan Republik Rakyat China (RRC) sangat dekat. Konsep komunis atas kesetaraan mutlak telah memimpin rakyat China menjadi sama-sama miskin. Namun , setelah bertahun-tahun tinggal bersama orang Han, etnis mayoritas China, dan banyak orang Han yang kawin dengan orang Hui dan bergabung dengan barisan mereka, orang Hui akhirnya berbicara bahasa Han, Bahasa Mandarin. Ideologi ekonomi terbuka terus dilanjutkan dan sukses menjadikan China salah satu kekuatan besar ekonomi dunia. Menperin menjelaskan, jika tercatat pertumbuhan industri di atas pertumbuhan ekonomi, itu menjadi salah satu indikator pergerakan dan pertumbuhan industri dalam negeri ke arah yang positif.

http://routetouch1.iktogo.com/post/daya-tahan-apbn-ditengah-resesi-ekono... sebaiknya bisa belajar dari kesuksesan Cina mengembangkan dunia usaha dan industrinya.

Selama ini media hanya fokus perperangan tarif impor antara China dan AS saja, sementara negara lain luput jadi pantauan. Dalam pameran berbagai hasil riset peneliti, baik kementerian dan lembaga negara, perguruan tinggi, LIPI, serta industri, akan ditampilkan kepada para pengunjung. Komponen-komponennya adalah sistem perbankan dan pertukaran saham terbesar di dunia, perusahaan transnasional, pertanian yang sangat produktif dan kepemimpinan dalam industri inovatif dan berteknologi tinggi, khususnya komputer dan telekomunikasi (Apple, Microsoft). Strategis bagi masa depan perekonomian China. Di sisi lain, industri ICT China masih mengandalkan teknologi impor. Meskipun ada euphoria dengan berakhirnya perang sipil dan harapan pemerintahan yang stabil, kapasitas industri dan ekonomi negara dalam keadaan sedang terpuruk. Alumni Program Studi Sastra China tidak saja menguasai bahasa China secara lisan dan tulisan, budaya China yang mereka pelajari juga memberi nilai tambah untuk menjembatani hubungan timbal balik antara kedua negara dalam berbagai bidang. Ketika infrastruktur dan teknologi telekomunikasi masih terbelakang, fondasi industri masih rapuh, dan monopoli alami masih berlaku, India berharap dapat memromosikan investasi domestik dan asing di industri telekomunikasi guna mengatasi ketertinggalan pembangunan jaringan, melalui pembukaan pasar, pengenalan perusahaan swasta murni, dan privatisasi. Hal ini terlihat dari meningkatnya sumbangan sektor industri terhadap perekonomian Cina. Pemikian Mao Zedong itu tampak sudah tidak sesuai dengan perkembangan di China, yang pertumbuhan ekonomi sangat pesat. Beragam produk dari berbagai sektor industri diperdagangkan di sini, tak terkecuali otomotif. Tak diduga, pekan lalu, AS malah mengancam akan mengerek tarif impor sebesar 10 persen bagi produk China senilai US$300 miliar. Ideologi Kong Hu-Cu yang melekat pada paradigma berfikir masyarakat Chinapun mulai berubahmenjadi Komunis. Secara khusus, ChinaEU melihat peluang besar untuk startup UE, yang dapat membawa inovasi ke China dan melengkapi peran pemain incumbent dalam pengembangan Internet. Mereka juga memaparkan partisipasi efektif dalam sistem kerja sama dan konsultasi politik menurut siaran beberapa media resmi China, Rabu. Setengah tahun lalu, Huawei bahkan telah memimpin dunia dengan membuat standar internet 5G. Menyusul Huawei, akhir-akhir ini ada tiga perusahaan lain di China yang memasuki pembuatan 5G. Kurun tujuh tahun ke depan, mereka akan menanamkan modal senilai US$1,2 triliun demi membawa China memasuki era 5G. Hal ini dapat dibuktikan dengan keberhasilan bangsa Jepang tumbuh menjadi negara industri utama di Asia, yang kedudukannya sejajar dengan bangsa Barat lain seperti Inggris maupun Perancis.

Menurut Ketua Komnas Anak, Arist Merdeka Sirait, berdasarkan Konvensi PBB tentang Hak Anak 1989, junto UU RI No. 35 Tahun 2014 mengenai perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak, UU RI tentang Kesehatan serta merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) tentang larangan Iklan rokok, promosi dan sponsorhip, maka kegiatan pencarian atlet muda berbakat melalui program Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 yang merekrut anak usia 11-13 tahun di lima kota besar Bandung, Solo, Purwokerto Surabaya dan akan berakhir di Kota Kudus patut diduga merupakan kegiatan eksploitasi anak untuk kepentingan iklan industri rokok Djarum.



Main menu 2

by Dr. Radut.